TeraCopy merupakan program yang relatif kecil, bermanfaat dalam meningkatkan kecepatan ketika memindah atau copy paste file, terutama dari media yang satu ke media lainnya, semisal proses copy data dari CD/DVD ke hardisk atau flashdisk ke hardisk. Tentu ini berbeda dengan SuperCopier, dimana SuperCopier hanya sebatas lebih sistematis dan tidak mudah terjadi error dan gagal pada saat copy paste data (berdasarkan pengalaman).

Fitur-fitur TeraCopy:
  • Copy file lebih cepat. Dari beberapa test, copy file dengan tera copy memang lebih cepat dari copy file biasa. Perbedaan bisa mencapai 20% lebih cepat. Hal ini karena teknik copy yang digunakan berbeda dengan windows.
  • Pause dan Resume proses copy. Jika copy file dengan bawaan windows, kita tidak bisa menghentikan proses copy kemudian melanjutkan setelah beberapa waktu
  • Error recovery. Jika terdapat error dalam copy file, TeraCopy akan mencoba membaca file tersebut beberapa kali. Jika tidak berhasil, file tersebut bisa diabaikan (skip) dan proses pemindahan tetap berlanjut.
  • Menampilkan daftar file lebih informatif, dan bisa menyimpan informasinya ke text file.
  • Shell Integration. Setelah di install TeraCopy otomatis mengganti proses Copy dari windows, sehingga kita bisa bekerja seperti biasa (Fitur ini dapat di non aktifkan)
  • Mendukung Unicode.
  • Selain mendukung Windows 32 bit, juga mendukung Windows 7 64 bit.
  • Proses Copy tetap berlangsung meski ada file yang tidak bisa di copy.
Tes Perbandingan Antara Menggunakan TeraCopy dan Manual Windows:

Flash Disk ke Hardisk

Test berikut dilakukan dengan meng-copy data dari flashdisk ke hardisk (393 files, 34 folder, total sekitar 1 GB). Test di ulang 3-4 kali.
Bawaan Windows rata-rata 53 detik.
Dengan TeraCopy rata-rata 41 detik

Copy dalam satu Hardisk

Berikut test copy data dari drive yang berbeda dalam satu hardisk (di sini dari drive H: ke drive C:). Jumlah file 10 buah dengan bersar masing-masing sekitar 200 MB (total sekitar 2.1 GB)
Bawaan Windows: 1 menit 33 detik
Dengan TeraCopy: 1 menit 14 detik
Copy 16.274 files, 92 folder (total ukuran sekitar 38 MB). Ukuran files rata-rata 2 KB (bervariasi sekitar 1 KB sampai 50 KB)
Bawaan Windows: 1 menit 18 detik.
Dengan TeraCopy: 1 menit 18 detik.
Copy 1 file dengan ukuran sekitar 700 MB
Bawaan Windows: 27 detik
Dengan TeraCopy: 19 detik
Copy 2.765 files dengan total sekitar 1.25 GB
Bawaan Windows 1 menit 48 detik
Dengan TeraCopy 1 menit 38 detik

Hardisk ke Flashdisk

391 files, total 1 GB data
Bawaan Windows 3 menit 45 detik
Dengan TeraCopy 3 menit 51 detik

Dari beberapa Test di atas, secara umum copy data dengan TeraCopy memang lebih cepat dibanding dengan proses bawaan windows. Pengecualian terjadi ketika copy data yang cukup besar dengan data yang ukurannya kecil-kecil yang tidak ada perbedaan waktunya. Selain itu juga Copy data ke Flashdisk, hal ini dikarenakan Flashdisk mempunyai daya tulis yang rendah dibandingkan hardisk, sehingga teknik yang digunakan tidak banyak bermanfaat untuk meningkatkan kecepatan.


Setelah TeraCopy di install, ketika kita melakukan copy atau memindah file otomatis sistem yang digunakan adalah TeraCopy, seperti gambar diatas. Untuk mengembalikan proses copy dengan windows biasa dapat dilakukan uninstall atau dengan menon aktifkan TeraCopy melalui menu preference. Caranya, buka TeraCopy, klik Icon TeraCopy, lalu pilih Preference lalu hilangkan pilihan “Use TeraCopy as default copy handler” dan klik OK. Selesai. Silahkan download link di bawah ini dan semoga bermanfaat [ref: ebsoft.web.id]

Update: Untuk menggunakan versi terbaru dapat melihat postingan Copy Cepat Dengan TeraCopy v. 2.3



Posting Yang Berkaitan Berdasarkan Kategori :




0 komentar